Cara menggunakan tanah untuk menanam bunga di pot bunga

Tanah merupakan bahan dasar untuk membudidayakan bunga, sumber makanan bagi akar bunga, dan sumber nutrisi, suplai air dan udara.Akar tanaman menyerap nutrisi dari tanah untuk memberi makan dan berkembang dengan sendirinya.

Tanah terdiri dari mineral, bahan organik, air dan udara.Mineral dalam tanah bersifat granular dan dapat dibagi menjadi tanah berpasir, liat dan lempung sesuai dengan ukuran partikelnya.

Pasir menyumbang lebih dari 80% dan tanah liat menyumbang kurang dari 20%.Pasir memiliki keunggulan pori-pori yang besar dan drainase yang lancar.Kerugiannya adalah retensi air yang buruk dan mudah kering.Oleh karena itu, pasir merupakan bahan utama untuk mempersiapkan tanah budidaya.Permeabilitas udara yang baik, digunakan sebagai matriks pemotongan, mudah berakar.Karena kandungan pupuk yang rendah di tanah berpasir, lebih banyak pupuk organik harus diterapkan pada bunga yang ditanam di tanah ini untuk memperbaiki sifat tanah berpasir.Tanah berpasir memiliki daya serap cahaya dan panas yang kuat, suhu tanah yang tinggi, pertumbuhan bunga yang kuat dan pembungaan awal.Pasir juga dapat ditempatkan di dasar cekungan sebagai lapisan drainase.

Tanah liat menyumbang lebih dari 60% dan pasir kurang dari 40%.Tanahnya halus dan lengket, dan permukaan tanah retak menjadi balok-balok selama kekeringan.Hal ini sangat merepotkan dalam budidaya dan pengelolaan, mudah mengeras dan drainase yang buruk.Longgarkan tanah dan tiriskan genangan air tepat waktu.Jika ditangani dengan baik, bunganya bisa tumbuh dengan baik dan mekar lebih banyak.Karena tanah liat memiliki pupuk dan retensi air yang baik, dapat mencegah hilangnya air dan pupuk.Bunga tumbuh perlahan di tanah ini dan tanamannya pendek dan kuat.Saat menanam bunga di tanah liat yang berat, perlu untuk mencampur lebih banyak tanah daun busuk, tanah humus atau tanah berpasir untuk meningkatkan sifat-sifatnya.Pembalikan tanah dan irigasi musim dingin harus dilakukan di musim dingin untuk melonggarkan tanah dan memfasilitasi pertanian.

Lempung adalah tanah di antara tanah berpasir dan liat, dan kandungan tanah berpasir dan liat masing-masing setengahnya.Mereka dengan lebih banyak pasir disebut lempung berpasir atau lempung ringan.Mereka yang memiliki lebih banyak tanah liat disebut lempung liat atau lempung penimbangan.

Selain ketiga jenis tanah bunga di atas, untuk mencapai suatu tujuan tertentu dapat disiapkan beberapa jenis tanah lainnya, seperti tanah humus, tanah gambut, tanah daun busuk, tanah rumput busuk, tanah kayu, lumpur gunung, tanah asam, dll.


Waktu posting: Jan-05-2022

Buletin

Ikuti kami

  • sns01
  • sns02
  • sns03